JAKARTA – Pada bulan suci Ramadhan ini, Azia kembali menghadirkan warna baru melalui program terbarunya yang bertajuk YA SALAM. Dengan membawakan konsep ceramah ringan dan santai namun bermanfaat, serta dipadukan dengan komedi situasional, YA SALAM menghadirkan Ukhti Azia dan juga Umi Riza bersamaan dengan para bocil jamaah yang siap menerima ilmu dan ceramah yang disampaikan.
Episode perdana kali ini dibuka dengan sapaan hangat yang mendukung vibes Ramadhan kali ini. Suasana selanjutnya langsung terasa muali mencair ketika Umi Riza melakukan “inspeksi bau mulut” kepada para jamaah yang ada di studio. Tiap jamaah mulai mengabsen menu sahur yang mereka makan hari ini. Ada yang sahur menggunakan kikil basi hingga ‘Madam’ yang minum sahur dengan menggunakan jus mengkudu. Mendengar menu sahur tersebut, suasana kajian hari sukses membuat perut menggelitk dan diselimuti tawa. Candaan ini juga sekaligus memberikan Gambaran bagaimana suasana dan realita yang terjadi saat bulan Ramadhan. Banyak dari kita yang makan sembarangan saat bulan puasa.
Di balik suasana penuh ilmu tersebut, pembahasan pada kajian kali ini langsung diarahkan pada fenomena “mokel”. Fenomena ini merupakan salah satu fenomena yang hanya muncul di bulan Ramadhan. Istilah “mokel” sendri merupakana sebuah istilah slang yang merujuk pada kegiatan membatalkan puasa secara sengaja tanpa adanya alasan yang jelas dan dibenarkan. Umi Riza menyebutkan bahwa kegiatan mokel dapat dikategorikan sebagai “ujian intelijen tingkat tinggi” karena pelakunya sering kali menyusun strategi dengan sangat matang agar tidak ketahuan. Pelaku “mokel” sering kali menyusun rencana dengan diawali dari memilih warung yang bertirai rapat hingga menentukan waktu yang aman dari pantauan emak.
Azia kemudian membahas salah satu fenomena yang lebih bikin geleng-geleng kepala, yaitu mokel yang justru dijadikan konten di media social. Fenomena ini juga sampai kepada munculnya rekomendasi tempat yang pas untuk melakukan mokel. Umi Riza dengan tegas mengingatkan bahwa salah satu tujuan utama dari kegiatan puasa Adalah untuk membangun Habluminallah atau hubungan personal antara manusia dan Tuhannya. Hal ini bukan merupakan sesuatu yang layak dipamerkan atau dinormalisasikan.
Sesi tanya jawab menjadi sesi yang sangat menggelitk dan bikin Umi Riza naik darah. Pertanyaan-pertanyaan absurd seperti “gimana kalo ketelan gayung pas sikat gigi?” atau “kepleset lalu mulut mendarat di pisang goreng” dijawab dengan galak namun masi tetap dibumbui gaya khas komedi Umi Riza. Jawaban Umi Riza bukan hanya memancing tawa, tetapi juga meluruskan pemahaman yang keliru mengenai puasa dan juga bulan Ramadhan.
YA SALAM berhasil memadukan hiburan dan juga kajian, menjadikan belajar agama lebih menyenangkan dan seru. Tanpa terasa menggurui, pesan moral tetap dapat tersampaikan dengan baik kepada para jamaah. Program ini dapat menjadi alternatif tontonan menjelang berbuka yang ringan, relevan, namun tetap menyentuh nilai ibadah Ramadhan.
Saksikan keseruannya hanya di YouTube @aziarizza.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri














































